hari ini, 10 juni 2011,, kita anak2 STAR-ONE melakukan sebuah perjuangan diakhir masa2 kelas XI,,
huhuhuuuuuuu,, rasanya sedih bangett harus ninggalin masa-masa kelas XI bareng2 anak2 STAR-ONE yang suuperr gilaaa gokilnyaaaa...
MINI SOCCER,, tapi yang main anak-anak cewek, senneengg bngetttt rasanyaaaaa...
astri(zhhuugg), mbak hasty, nuri(arab), vika(wagu lah), riska, hapsari,icha, n aku sendiri..
kita tanding bareng anak XI IPA 5, gak bisa disepeleinn mereka cukup tangguh n kuat2 ambisi mereka kuat bangettt, GILAAA!!!!
gedhe2 lagib orangnya lha punya kita cuma zhugg n icha yg gedhe badannyaaa,, tapi tenang kita gak pesimis lwpn kecil2 tpi semangat kita gedhe, demi wali kelas kita Mr. Hendro..
anak 7 udah siap pkul 8.30 semua udah dilapangan dengan komposisi::
aku n zhugg sbgai back
mbak hasty sbgai kipper
icha sbgai strike
lainnya penyerang,,
oh my Goddd,, peermainan dimulai pemain sana ke wilayah kita terus, cukup membuat kami tegang tapi tenang semua kembali pada ke gokilan kita,, hahahhahahaaaaaa
beberapa menit berlalu daannnnnnnn....
GOOOOOOOOOOOOOAAALLLLLLLLLL!!!!!!!!!!!
rab or nuri berhasil ngGOALin ke gawang lawan,,
yes, yes, yyessssss,,,,,
aku suka,,
tapi tak lama karena kesalahn kami mbak hasty ngeletakin bola mw dtendanf eehhh kduluan plah ditendang lawan,
GOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOAAAAALLL!!!!!!!
mereka nGOALin,, oh tidakkkkkkk!! tp tetep semangattt nhe,,
1-1 skor SEMENTARA...
aku udah gak kuat sebenernya tpi udahlah,, bysa,, hauss doankk kok,, heheeheeee
istrah tiba lngsung aku lari ambil minum,, huuuuuuhh puaassss dehhh...
mulai lagee, kali ini lawan ngGOALinn dluuuuu, huhhfftttt!!!!!!,,,
gak pa2,, kita bakal nyusullll.. tiba2 zhuggg dapet kartu kuning,, hhahahhahahahaaaa
gokilllllll... tak beberapa aku tak tersadar tiba-tiba GOOOOAAALLLL!!!! icha nggoalin lwat penaltyyyy,,
yeyeeyeyeelalalalalalal....
imbang and akhrnya kita tendangan penalty dan akhrnya XI IPS 1 KELUAR SEBAGAI JUAAARRRAANYAAAA,,,,
allhamdulilllahhhhhh,, terimaksihh ya Allah..
kami persembahkan kemenangan kami untu pak Hendro..
terimakasihh ya Allah Engkau mendengar doa kami,,
besokk kita juga masihh tanding VS XI IPA 1,, pasti menang, amiennn
Kamis, 09 Juni 2011
Rabu, 08 Juni 2011
Kutipan 4
:: Kau yang mulai menutupnya
Kan aku mulai pula menutupnya
Kan aku ukir indah semua kenangan kita
Dijauh lembaran buku memory hatiku dengan pena tinta janjimu, meski sakit tersayat ujung penanya
Kan aku jaga selalu hatiku untukmu, meski aku tahu kamu dan hatimu telah untukknya,, ::
Minggu, 05 Juni 2011
Memory 1
Hemm,, gak tahu kenapa semuanya terjadi, setelah semua kisah sedih, tawa, berbaur dalam hidup kami. Dulu tepat setelah beberapa waktu menginjakkan diri di SMP itu kami saling kenal dan tanpa tersadar kami terjerat dalam lamunan cinta yang telah tergariskan oleh Tuhan dalam buku kehidupan kami. Tepat disaat kami mulai dekat dan yakin terikrar sebuah kata yang indah dan tak tertandingi bagi siapa yang mampu untuk mendengarnya, Subhanallah sungguh luar biasa dan anugerah aku mampu mendengarnya darinya.
Sejak itu pula kami terlahir sebagai seorang pasangan baru. 8 Agustus 2006 , terasa lega dan hati pikiran kami. Bahkan hanya berbekal kepercayaan dan keoptimisan kami melangkah menjalani ini semua. Entah apa lagi yang di gariskan Tuhan terhadap jalan kami, 3 bulan berlalu dengan indah seperti halnya sebuah kehidupan baru terlahir. Sekolah, rumah, jalan, alam menjadi saksi dari semua itu benar-benar suatu yang menggugah hati. Setiap saat dy berusaha untuk selalu tahu keadaan ku hingga tiap waktu siang tak pernah terlewatkan hanya malam yang membuat kami terpisah. Rindu???!! Entah mengapa menyerang kami begitu dalam, Tuhan kuasaMU memang Agung.
Semua berjalan indah namun Tuhan tak pernah membiarkan kebahagiaan tanpa pengorbanan, kami diuji oleh keadaan, orangtuaku menguji keadaan kami, kami dipisahkan hingga kami harus memutuskan untuk mengakhiri semua. Sakit, perih dan kecewa ku terhadap mereka begitu dalam hingga aku pun menyadari betapa sulitnya kehilangan jiwa yang selalu ada dalam suka dan duka. Aku sadar betapa jauh amat sangatt ku menyayanginya hingga tak pernah ku sanggup mengakhrinya dalam hatiku. Semua tak pernah adil bagiku Tuhan!!!!!
Aku pun tak pernah luput dari rasa bersalah darinya dan keluarganya. Kami begitu terlalu dekat namun semua karena keegoisan orangtua ku. Namun sayang ku hanya dapat diam terpaku dalam kehidupan yang mengalir indah jika aku mau. Aku hanya hanyut terbawa massa tanpa aku mau berusaha untuk bisa lebih baik. Hari-hari yang kulalui benar-benar terasa hampa bahkan terkesan suram, bagaikan amplop tanpa alamat tak pernah tertuju dan entah kemana. Yang ku harapkan hanya keajaiban dan keajaiban dari NYA. Kehilangan pengisi hidup ada hal paling menyakitkan dalam hidupku, entah sampai kapan aku mampu bertahan dalam curam yang dalam. Silih berganti yang singgah di hatiku namun tak pernah satupun yang mampu menggantikan posisinya ditempat itu. Dia telah menempati posisi yang indah dan nyaman dalam hatiku, aku tak mampu mengusirnya walaupun seperdetikpun.
3 tahun berlalu begitu cepat. Terlalu banyak hal kami alami dalam hidup kami. Dia juga sislih berganti tersinggahi yang lain namun aku tak pernah tahu bagaimana perasaan dia terhadapku kini. Aku putus asa, sejenak kadang terlintas untuk tak mengingatnya namun benar-benar menyakitkan bagiku. Berjuta hal yang tak bisa aku ungkapkan dalam hati ku, aku takut menyakitinya lagi sudah cukup dulu aku tak mau melihatnya kembali bersedih. Hanya bisa berdoa mohon kekuatan padaNYA. Selama kami merasakan pahit manisnya hidup masing-masing kami jarang saling sapa bahkan aku pun merasakan takut yang amat dalam untuk memulai. Dia terlihat begitu dingin terhadapku, mungkin terlalu banyak salah dalam hidupku untukknya. Dia pun telah mempunyai yang lain yang kurasa dia sangat menyayangi gadis itu.
Dari cerita dan kabar yang kudengar mereka saling mendukung dan mereka cukup bahagia. Senang mendengarnya walaupun cukup sakit sungguh sakit yang terasa, dulu hanya aku kini yang lain pun bisa merasakannya. Terlalu berlebihan perasaanku kepadanya dan terlalu berlebihan jika aku berharap masih tetep menunggunya. Tapi aku tak menyerah, dia yang pertama di hati ku sulit untuk membunuhnya. Aku berusaha mendiamkan semua ini, membiarkan arus kehidupan akan membawanya, membiarkan angin berhembus dan jika mampu membawa rasa ini bersamanya. Percuma, aku tak mampu menghilangkan dia dari hidupku.
Tahun terakhir kami bersama dalam satu sekolah. Suka, duka, sedih, tawa dan kenangan lain telah terlukis di tempat itu.......
to be continuee......
Langganan:
Postingan (Atom)